Tips Mendeteksi Email Phishing yang Perlu Anda Pelajari! — Setiap kali Anda membuka kotak masuk email, terdapat ancaman tersembunyi yang menunggu untuk menyerang, yaitu email phishing. Dengan teknik yang semakin canggih, penjahat siber mencoba memanfaatkan kelengahan kita untuk mencuri informasi pribadi, data keuangan, bahkan identitas. Dalam artikel ini, kami akan memberikan tips penting yang bisa membantu Anda mendeteksi tanda-tanda email phishing dengan lebih mudah, mengenali berbagai jenis serangan phishing, dan melindungi diri dari jebakan yang bisa merugikan. Bacalah lebih lanjut untuk memastikan keamanan online Anda tetap terjaga!
Baca Juga : Strategi Mencegah Serangan Siber dengan Acronis EDR, MDR, dan XDR
Apa itu email phishing?
Email phishing adalah salah satu metode penipuan siber dimana penyerang berpura-pura menjadi organisasi yang Anda kenal, seperti bank, perusahaan besar, atau platform media sosial dengan tujuan mencuri data pribadi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, dan data sensitif lainnya. Serangan ini biasanya dikirim dalam bentuk email yang terlihat resmi, tetapi berisi link atau lampiran berbahaya yang ketika diklik atau diunduh, akan membawa korban ke situs palsu atau menginfeksi perangkat dengan malware. Tujuan dari dilakukannya metode ini adalah untuk menipu korban agar memberikan kredensial Anda tanpa sadar.
Ciri umum dalam email phishing
Salah satu ciri khas yang biasa terdapat pada email phishing adalah memaksa Anda untuk melakukan suatu tindakan, contohnya seperti :
- Meminta Anda untuk mengklik tautan. Nantinya, tautan tersebut akan membawa Anda ke salinan palsu dari situs web asli dan akan mengambil data kredensial Anda.
- Mencoba membuat Anda membuka lampiran yang berbahaya. Lampiran tersebut berbahaya karena telah disusupi malware atau ransomware, yang nantinya akan menginfeksi komputer dan jaringan Anda.
- Memaksa Anda untuk melakukan pembayaran. Mereka tidak hanya mendapatkan uang dari pembayaran tersebut, tapi juga memperoleh detail kartu kredit Anda.
- Seolah-olah dikirim dari eksekutif senior atau anggota dewan yang membujuk anggota di divisi akuntansi untuk melakukan transfer ke pelanggan atau pemasok.
Dari mana ‘mereka’ mendapat email kita?
Dari seluruh kasus pelanggaran data (kebocoran data) yang terjadi, sebagian besar telah dikumpulkan dan dijual di dark web. ‘Mereka’ (pelaku phishing) bisa membeli data-data yang bocor tersebut dan memasukkannya kedalam sistem otomatis yang mengirimkan email.
Berbagai jenis email phishing
Ada berbagai jenis email phishing yang masing-masing menggunakan jenis taktik psikologis, seperti memberikan rasa takut dan/atau urgensi, berpura-pura menjadi suatu otoritas, atau bahkan mempermainkan kepribadian orang yang peduli untuk membuat Anda merasa bersalah agar melakukan apa yang mereka inginkan. Dengan mengetahui berbagai jenisnya, Anda akan memahami taktik yang mereka gunakan serta membantu Anda mengenali ciri-cirinya sebelum terjebak.
1) Phishing yang tidak canggih (Unsophisticated phishing)
Jenis ini termasuk yang sederhana. Phishing jenis ini tidak lebih dari sekadar email terang-terangan yang meminta uang atau kredensial.Beberapa contoh dari jenis ini adalah :
- Mereka akan meminta Anda untuk menghubungi melalui email atau telepon untuk membicarakan hadiah, warisan, atau kabar baik lainnya. Anda akan diminta memberikan sedikit informasi agar hadiah dapat di transfer ke rekening bank Anda.
- Mereka mencoba menakut-nakuti Anda agar melakukan suatu pembayaran. Biasanya email tersebut terlihat seperti berasal dari suatu entitas/organisasi resmi.
2) Phishing dengan meniru situs web tertentu
Pada phishing jenis ini, terdapat perangkat lunak yang dapat mengambil salinan log in dari situs web yang asli. Mereka menggunakan halaman “asli” tersebut dan memodifikasinya dengan sangat cepat. Phishing jenis ini juga bersifat musiman. Contohnya, di akhir tahun pajak, serangan phishing tersebut akan dikonfigurasi ulang agar terlihat seperti situs web kantor pajak untuk mendukung kepura-puraan tersebut.
3) Spear Phishing
Spear phishing adalah serangan phishing yang tertarget. Serangan ini biasanya ditujukan kepada orang tertentu dalam departemen akuntansi di suatu organisasi dan akan meminta pembayaran. Serangan ini akan terlihat seperti berasal dari seorang eksekutif senior atau staf yang memiliki pangkat tinggi. Serangan ini juga akan terlihat persis seperti email perusahaan yang asli, mulai dari font, footer, dan desain perusahaan.
Cara mengenali email phishing
Ada beberapa cara untuk mengenali apakah email yang Anda terima adalah email phishing ;
- Perhatikan dengan teliti alamat email pengirim. Anda harus curiga jika alamat tersebut tidak sama dengan domain perusahaan. Apakah alamat tersebut benar-benar microsoft.com, atau rnicrosoft.com? Anda perlu melihat setiap huruf, jangan hanya membaca sekilas alamat email tersebut.
- Arahkan kursor ke link (tidak di klik) yang terdapat pada email tersebut dan lihat kemana tautan tersebut akan membawa Anda. Jika tautan terlihat mencurigakan, jangan diklik.
- Perhatikan tata bahasa yang ada pada email tersebut, karena biasanya email phishing memiliki tata bahasa yang tidak benar dan berantakan.
- Apakah logo dan desain perusahaan tersebut terlihat benar dan profesional?
- Organisasi yang asli tidak akan pernah meminta kata sandi, detail akun, dan informasi sensitif lainnya.
Itu dia pembahasan seputar mendeteksi email phishing yang perlu Anda ketahui.
Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi panduan Anda dalam menghadapi serangan siber ini.
Jika Anda membutuhkan konsultasi seputar cybersecurity, hubungi disini.



